Perbedaan adalah Sunnatullah untuk Saling Melengkapi Antar Manusia !

khazanahalquran.com – Allah swt berfirman,

أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَتَ رَبِّكَ ۚ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۚ وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّا ۗ وَرَحْمَتُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ

“Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kamilah yang menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat memanfaatkan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS.Az-Zukhruf:32)

Ketika mendengar kabar bahwa Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, para penolak kebenaran mempertanyakan mengapa beliau yang terpilih bukan yang lainnya. Yakni mengapa yang terpilih bukan orang yang memiliki kedudukan duniawi dan harta yang melimpah?

Ayat diatas adalah jawaban untuk mereka. Allah ingin menjelaskan bahwa,

“Kami lah yang mengangkat kedudukan seseorang diatas yang lainnya

Kami lah yang menentukan rezeki dan bagian setiap manusia, tanpa campur tangan siapapun !”

Dengan melihat kehidupan sekitar, akan kita temukan kelebihan-kelebihan seseorang yang tidak dimiliki oleh manusia lainnya.

Lalu apa tujuan Allah mengangkat derajat seseorang diantara manusia lainnya?

Tujuannya adalah agar mereka saling membutuhkan dan saling membantu.

“Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat memanfaatkan sebagian yang lain….”

Yang miskin butuh kepada yang kaya, yang kaya pun butuh kepada orang-orang miskin. Yang memiliki jabatan memerlukan rakyat jelata dan rakyat pun membutuhkan para pejabat.

Semua telah diatur oleh Allah agar saling menolong dan saling membantu. Dengan itu akan terbangun masyarakat yang saling melengkapi kebutuhan masing-masing.

Perbedaan kedudukan ini tidak perlu dijadikan ajang perselisihan. Jangan sampai yang diberi kedudukan menjadi congkak dan sombong lalu menekan rakyat dibawahnya. Namun sadarilah bahwa perbedaan adalah Sunnatullah agar manusia saling membutuhkan dan saling membantu.

Pada akhir ayat ini, Allah mengingatkan bahwa apapun kedudukan yang telah diterima seseorang di dunia dan kemuliaan apapun yang telah ia kejar selama ini, sungguh rahmat Allah lebih baik dari itu semua. Sungguh kedudukan di akhirat lebih mahal dari dunia dan seisinya.

Poinnya adalah : semua kedudukan dan anugerah telah ditentukan oleh Allah swt. Tujuannya agar manusia saling membantu dan saling melengkapi satu sama lainnya. Maka status apapun yang kita miliki, jadikan anugerah itu sebagai modal untuk menolong dan membantu orang lain.

Semoga bermanfaat….

Komentar

LEAVE A REPLY